LAKU SEMBAH CATUR SEBAGAI STRATEGI MENCAPAI KEMANUNGGALAN DENGAN TUHAN DALAM TJARIJOS REDI LAWOE
Abstract
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Abrams, M. H. (1971). The mirror and the lamp: Romantic theory and the critical tradition. Oxford University Press.
Adiwimarta, S. S. (1993). Unsur-Unsur Ajaran dalam Kakawin Patrhayajna. Universitas Indonesia.
Ahimsa-Putra, H. S. (2019). Paradigma Profetik Islam: Epistemology Etos dan Model. Universitas Gajah Mada Press.
Al Qur’an dan Terjemahnya. (1971). Yayasan Penyelenggara Penterjemah/Pentafsir Al Qur’an.
Azhari, D. R., Yoesoef, M., & Setyani, T. I. (2022). Mendiskusikan Definisi Sastra Islam dan Sastra Islami dalam Kesusastraan Indonesia Masa Kini. Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 5(4), 763–778. https://doi.org/10.30872/diglosia.v5i4.518
Brunvand, J. H. (1978). The study of American folklore: An introduction. W. W. Norton.
Budiharso, T. (2016). Symbols in Javanese Mantra Aji Seduluran: A Magnificent Moral Value. Lingua: Journal of Language, Literature and Teaching, 13(1), 1–18. https://doi.org/10.30957/lingua.v13i1.8
Danandjaja, J. (1984). Folklor Indonesia: Ilmu gosip, dongeng, dan lain-lain. Pustaka Utama Grafiti.
Darmoko. (2004). Dialog Religiusitas dalam Karya Sastra dalam Laku. Prodi Jawa Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia.
Darmoko. (2007). Diktat Mata Kuliah Religi Jawa. Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia.
De Jong, S. (1985). Salah Satu Sikap Hidup Orang Jawa. Kanisius.
Eliade, M. (1959). The sacred and the profane: The nature of religion. Harcourt Brace.
Fatchurrohman. (2003). KGPAA Mangkunagara IV, Wedhatama dan Tafsir Terjemahan. Wedatama Widya Sastra.
Furinawati, Y. (2023). Konsep Guru Sejati dan Harmonisasi Kehidupan dalam Legenda Masyarakat Dukuh Wonomulyo. Biokultur: Jurnal Kajian Antropologi, 12(1), 30–42. https://doi.org/10.20473/bjk.v12i1.31713
Hadiwijono, H. (1979). Religi Jawa. Kanisius.
Handayani, D. F., & Nugroho, Y. E. (2023). Semiotika Serat Wirid Agem Dalem Nata: Laku batin Raja Pakubuwana X dalam Membangun Kekuatan Spiritual Kekuasaan Jawa. Sutasoma: Jurnal Sastra Jawa, 11(2), 228–241. https://doi.org/10.15294/sutasoma.v11i2.73734
Hardjadisastra, M., & Jasasoeparta, M. (1936). Tjarijos Redi Lawoe. Bale Poestaka.
Hasanuddin. (2019). Drama: Kajian dalam Dua Dimensi. Angkasa.
Kamajaya. (1980). Lima Karya Pujangga Ranggawarsita (Kalatidha, Sabdajati, Sabdatama, Jaka Lodhang, Wedharega). Balai Pustaka.
Koentjaraningrat. (1994). Kebudayaan, Mentalitas, dan Pembangunan. Gramedia Pustaka Utama.
Listiana, A. (2022). Berdamai Bersama Keadaan: Spiritualitas Kejawen dalam Memaknai Hidup dan Penderitaan [Disertasi, Universitas Islam Negeri Walisongo]. UIN Walisongo Repository. https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/25500/
Magnis-Suseno, F. (1984). Etika Jawa: Sebuah analisa falsafi tentang kebijaksanaan hidup Jawa. Gramedia.
Mahdiyah, N. Q., & Darmoko, D. (2019). Laku dan Pengetahuan Spiritual Ki Ageng Pandhanaran dalam Lakon Wedhare Sadat Tembayat. Kawruh: Journal of Language Education, Literature and Local Culture, 1(2), 161–183. https://doi.org/10.32585/kawruh.v1i2.405
Mulder, N. (1983). Kebatinan dan Hidup Sehari-Hari Orang Jawa: Kelangsungan Hidup Kulturil. Gramedia.
Nazir, M. (1988). Metode Penelitian. Ghalia Indonesia.
Peacock, J. L., & Kirsch, A. T. (1970). The Human Direction: An Evolutionary Approach to Social and Cultural Anthropology. Appleton-Century-Crofts.
Poerwadarminta, W. J. (1939). Baoesastra Djawa. J. B. Wolters’ Uitgevers Maatschappij J N V.
Pradipta, B. (2004). Memayu Hayuning Bawana: Tanda Awal Indonesia Menjadi Pusat, Obor, dan Pemimpin Dunia. Kencana Publishing House.
Pratisti, W. D., & Prihartanti, N. (2012). Konsep Mawas Diri Suryomentaram dengan Regulasi Emosi. Jurnal Penelitian Humaniora, 13(1), 16–29. https://journals.ums.ac.id/humaniora/article/view/911
Pratiwi, M. K. G. (2017). Mitos-Mitos di Gunung Lawu: Analisis Struktur, Nilai Budaya, dan Kepercayaan. Jurnal BAPALA, 4(1), 0–216. Universitas Negeri Surabaya. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/bapala/article/view/19111
Putri, M. R., & Widagdo, B. H. (2025). Struktur Kepribadian Tokoh Utama dalam Kumpulan Cerkak Langit Biru Kanaya Karya Sunaryata Soemardjo. Diglosia: Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia, 8(1), 54–62. https://diglosiaunmul.com/index.php/diglosia/article/view/1199
Rinahayu, N., & Kristianto, B. (2022). Konstruksi Hubungan Alam dan Manusia Melalui Kerangka Maskulinitas Ekologis dalam Film Jungle (2017): Ekokritik sastra. Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 5(1), 101–118. https://doi.org/10.30872/diglosia.v5i1.349
Rosidah, C. T., & Rusminati, S. H. (2017). Mendongeng Sebagai Media Menumbuhkan Karakter dan Nilai Budaya Bangsa Pada Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Pigur, 1(1), 40–50. https://pigur.ejournal.unri.ac.id/index.php/pigur/article/download/5411/5056
Santoso, A. D. (2019). Prosa Fiksi. Intan Pariwara.
Simuh. (1988). Mistik Islam Kejawen Ranggawarsita: Suatu studi terhadap wirid hidayat jati. Universitas Gadjah Mada Press.
Simuh. (2019). Sufisme Jawa: Transformasi Tasawuf Islam ke Mistik Jawa. Kepustakaan Populer Gramedia.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alphabet.
Wellek, R., & Warren, A. (2016). Theory of literature (3rd ed.). Penguin.
Zoetmulder, P. J. (1995). Manunggaling kawula Gusti: Pantheisme dan monisme dalam sastra-sastra suluk Jawa. Kanisius.
DOI: http://dx.doi.org/10.33087/aksara.v10i1.1485
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Publisher: Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Jl. Slamet Ryadi, Broni-Jambi, Kodepos: 36122, email: aksara.unbari@gmail.com
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

